Sampai saat ini wabah pandemi virus  Covid-19 masih terus berkembang di negara kita. Pandemi ini berdampak pada berbagai sektor. Sektor kesehatan, ekonomi, industri, pendidikan, dan lain-lain.

Semua sekolah di Indonesia mengalami hal ini sehingga harus menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pembelajaran Jarak Jauh sudah dimulai sejak 16 Maret 2020, setelah dievaluasi ternyata masih harus diperpanjang lagi sampai tanggal 3 April 2020. Tetapi ternyata meskipun sudah diperpanjang lagi sampai tanggal 3 April 2020 masih belum memungkinkan untuk masuk ke sekolah. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh sampai tanggal 30 April 2020, dan sekarang masih diperpanjang sampai tanggal 22 Mei 2020.

Pembelajaran Jarak Jauh memberikan pengalaman yang berbeda-beda bagi para murid, guru dan orang tua.  Dengan adanya Pembelajaran Jarak Jauh, orang tua juga menjadi lebih dekat hubungannya dengan anak, orang tua dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi guru. Nilai tambah lagi bagi guru dapat menambah wawasan dalam menggunakan teknologi komunikasi untuk memberikan materi serta mencari tehnik yang baik dan menarik agar anak-anak tetap senang. Bagi murid mungkin merasakan kebosanan karena tidak dapat bermain bersama dengan teman-teman, tapi disisi lain murid tetap bertanggung jawab menyelesaikan tugas yang diberikan.

Keadaan seperti ini tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia sehingga kita harus sabar dan berupaya supaya pandemi ini segera berakhir dan dapat kembali beraktivitas secara normal.

Sebarkan artikel ini